Dokter Bedah Malang

Pusat informasi dan edukasi penanganan bedah

March 18, 2011
by yuda handaya
4 Comments

HERNIA INGUINALIS LATERALIS

hernia inguinalis, hernia inguinalis lateralis
Hernia merupakan tonjolan yang keluar dari organ atau jaringan lain akibat adanya bukaan yang tidak normal pada tubuh. Hernia dapat dilihat dan dirasakan, biasanya kita dapat merasakan adanya hernia tersebut dari benjolan ataupun adanya bengkak disekitar perut atau pun pangkal paha. Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang salah mengidentifikasi kemunculan hernia ini dengan dianggap sebagai benjolan biasa. Berikut ini daftar tanya jawab yang sering ditanyakan oleh calon pasien.
  1. Apa yang dimaksud dengan hernia inguinalis lateralis?
    Jawaban :
    Hernia inguinalis lateralis adalah hernia inguinal yang meninggalkan abdomen melalui annulus inguinalis profundus dan bergerak kebawah secara oblik melalui kanalis inguinalis di lateral arteri epigastrika inferior. Continue Reading →

September 10, 2012
by yuda handaya
Comments Off

Video tentang Kolesterol

Siapapun anda pasti tahu tentang kolesterol, video singkat ini akn menjelaskan kepada anda bagaimana kolesterol bisa terjadi.

 

April 26, 2012
by yuda handaya
Comments Off

Lidah Buaya Penjinak Luka Kencing Gula

Gel Aloe vera mampu menggantikan peran insulin.
Merangsang tubuh menghasilkan zat-zat untuk menyenbuhkan cedera pada penderita diabetes.

Jangan meremehkan tanaman lidah buaya (aloe vera)! Tumbuhan berdaun tebal dengan gerigi berduri di setiap sisinya itu ternyata tidak sekedar berfungsi mentuburkan rambut, sebagaimana dikenal luas oleh masyarakat selama ini. Getah atau lendir daun lidah buaya ternyata juga berguna menyembuhkan luka pada penderita kencing manis atau diabetes
melitus.

Adalah Adeodatus Yuda Handaya yang menemukan manfaat teranyar gel lidah buaya ini bagi dunia kedokteran.Temuan yang didapat lewat penelitian  ini mengantarkan Yuda meraih gelar doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, pada Januari lalu. Dia berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Peran Aloe Gl Terhadap Ekpresi VEGF dan eNOS sebagai Aktivator Peyembuhan Luka  Melalui Rasio EPC/CEC pada Diabetes Melitus”. Atau bahasa sederhananya, terapi herbal lidah buaya untuk penyembuhan luka ulkus diabetes.
Ulkus adalah luka terbuka pada permukaan kulit yang disertai kematian jaringan yang meluas karena kuman. Luka pada kaki yang disebut kaki diabetik itu merupakan suatu komplikasi yang bisa terjadi pada penderita kencing gula. Ulkus terjadi karena pembuluh darah menyempit dan kadar gula yang berlebih pada jaringan. Kandungan gula itu menjadi media yang baik bagi berkembangnya kuman.

Kuman membuat luka semakin lebar, membusuk , dan sulit sembuh. Ulkus timbul di daerah yang sering mendapat tekanan, biasanya telapak kaki,. Berbentuk bulat, berdiameter lebih dari 1 sentimeter. Jika tidak ditangani dengan baik, luka kaki diabetik tidak jarang berakhir di meja bedah. Kadang-kadang menyebabkan kematian. Kaki diabetik terjadi pada lebih-kurang 15% dari semua pasien diabetes melitus, dengan resiko kambuh dalam lima tahun sebesar 70%. data lain menunjukkan, 84% penderita kaki diabetik berakhir dengan amputasi kaki. Kondisi inilah yang membuat Yuda tergerak meneliti tanaman obat untuk luka kencing gula. Dia memilih. lidah buaya

Diantara kelebihan lidah adalah mudah tumbuh dan berkembang di Indonesia atau wilayah tropis lainnya. Tanaman ini biasa dipakai di masyarakat sebagai penyubur rambut atau mengobati luka secara umum. Namun manfaat lidah buaya untuk luka kaki diabetik yang berkaitan perannya dalam perbaikan kerusakan pembuluh darah sangat jarang atau belum diteliti. dalam gel Lidah buaya terdapat ratusan bahan aktif. salah satunya adalah acemannan yang bersifat anti-kuman sehingga mempercepat menyembuhkan luka. Acemanan juga mampu merangsang serapan oksigen, sehingga meningkatkan angiogenesis (perbaikan pembuluh darah). Salah satu  penyebab luka menjalar pada kaki kencing gula adalah rusaknya pembuluh darah, baik mikro maupun makro, yang menyebabkan nutrisi dan komponen penyebuhan lainnya tidak bisa sampai secara efektif pada luka. Lewat peran acemannan  yang memperbaiki pembuluh darah, nutrisi penyembuh luka menjadi lebih efektif. Zat itu juga meningkatkan sintesis kolagen diarea luka. Kolagen adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Dengan  demikian, luka akan mudah sembuh dengan kehadiran kolagen itu. Acemannan memiliki kemampuan mencegah atau membatalkan infeksi virus. Berdasarkan penelitian, acemannan  juga sanggup menghambat perkembangan HIV–virus penyebab AIDS. Gel lidah buaya pun mengandung aloin dan enzim(amilase, lipase) yang memiliki efek dalam melawan kelebihan  gula darah. Gel lidah buaya bahkan mampu memaksimalkan oksidasi glukosa intraseluler, sehingga kelebihan glukosa dalam darah dapat digunakan secara maksimal oleh sel melalui respirasi aerobik, yang akan menjadi penyedia energi utama dalam tubuh.

Untuk membuat ekstrak lidah buaya, Yuda menjelaskan, daun lidah buaya dibersihkan dengan anti-kuman tak beracun  , lalu ditiriskan getahnya. kemudian diambil kandungan gelnya dan dibuat jus. Jus lidah buaya ini didiamkan beberapa jam untuk pengendapan pada suhu tertentu. Endapan yang terbentuk  dipisahkan dari larutan nya menggunakan saringan pengisap. Selanjutnya endapan itu dikeringkan dengan oven(vacuum dryer). Pada suhu 50 derajat celcius sehingga menjadi serbuk. “ itu cara sederhananya.  Jika sudah masuk pabrikan, prosesnya akan lebih canggih,” kata dokter spesialis bedah itu.

Dalam percoban, Yuda menggunakan model tikus Norwegia (Rattus norvegicus). Dia membaginya menjadi kelompok normal kontrol negatif (non-diabetes), diabetes kontrol positif, dan kelompok diabetes perlakuan atau diberi gel lidah buaya. kelompok yang diberi gel dibagi menjadi tiga kelompok, dosis 30 miligram per hari,  (mg/hari), 60 mg/hari, dan 120 mg/hari.

dalam percobaan yang dilakukan adalah memeriksa penyembuhan luka dengan mengamati dan mngukur area luka. Menentukan ekspresi vascular endhotelial growth factor (VEGF). VEGF adalah protein sinyal yang dihasilkan sel yang merangsang terbentuknya pembuluh darah baru dan memperbaiki pembuluh darah yang telah ada. Fungsi normal VEGF adalah meciptakan pembuluh darah baru embrio dan setelah cedera.

Juga mengalisis eNOS(endhotel  nitrit oxide sytbase) pada jaringan epitel. endhotel  nitrit oxide sytbase adalah keluarga enzim yang menganalisis produksi nitrat oksida (NO). NO adalah molekul yang penting dalam proses biologi. Misalnya mengontrol tekanan darah, sekresi insulin dan nada saluran napas, serta pertumbuhan pembuluh darah  baru dan pengembangan sistem, saraf. NO pun sangat erat kaitannya dengan mekanisme pertahanan tubuh dan imunitas.

Penelitian ini juga menghitung jumlah endothelial progenitor cell (EPC), yakni populasi sel langka yang beredar dalam darah dengan kemampuan untuk menurun menjadi sel endotel, sel-sel yang membetuk lapisan pembuluh darah. semua itu dilakukan setelah 14 hari pembuatan luka. Yuda menjelaskan hasil penelitian menunjukkan , aloe gel memiliki efek memas imunitas, menyeimbangkan glukosa darah, dan meminimalisasi nyeri.   Pada kelompok hewan yang diberi aloe gel, tampak pengikatan diameter  arteri yang menuju kondisi normal.

Setelah melakukan penelitian panjang, sekitar tiga tahun, Yuda menyimpulkan, aloe gel berperan dalam meningkatkan penyembuhan luka dengan merangsang ekspresi VEGF dan eNOS, meningkatkan jumlah EPC, sehingga meningkatkan penyembuhan luka pada diabetes. dari penelitianya itu, dia berharap, paramedis dapat menentukan langkah terapi yang tepat untuk penderita kencing gula. Sehingga tidak memperburuk dan mengarah pada meja bedah (amputasi). Penelitian Yuda itu mendapat apresiasi tinggi dari ahli diabetes Prof. Dr. Askandar  Tjokroprawiro. Dia menilai, penelitia ini merupakan hal baru. “Ini  menambah perbendaharaan obat,” kata ketua Pusat Diabetes dan Nutrisi RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, itu.

Hal baru dari penelitian dari penelitian itu, gel lidah buaya mampu mengaktifkan VEGF, yang merupakan komponen penghasil EPC. Kemudian EPC dikumpulkan untuk menyembuhkan luka. pada penderita kencing manis, VEGF maupun EPC menurun. Mengaktifkan  VEGF maupun EPC bisa dengan insulin, “Zat yang terkandung dalam aloe vera memiliki fungsi yang sama dengan insulin ,” kata dosen penguji disertasi Yuda itu.

Sumber:

Pusat Pelayanan Bedah

April 24, 2012
by yuda handaya
Comments Off

Aleo Gel Terapi Herbal Peyembuhan Luka Ulkus Diabetes

lidah buaya untuk diabetesDiabetes Melitus (DM) menjadi salah satu faktor yang berperan terhadap komplikasi mikro dan makrovaskular termasuk ulkus diabetes yang dapat menyebabkan morbiditas. Ulkus diabetes ditandai terhentinya proses penyembuhan luka akibat terganggunya sejumlah proses termasuk inflamasi, defisiensi growth factor proangiogenik, deposisi matrik dan remodeling spesifik dan vital diperkirakan akan meningkatkan pada sitokin dan growth factor spesifik serta vital diperkirakan akan meningkatkan penyembuhan luka diabetes.
Salah satu obat herbal yang bisa digunakan adalah aloe gel yang terbuat dari lidah buaya digunakan secara oral akan meningkatkan penyembuhan luka.

Demikian disampaikan Adeodatus Yuda Handaya dalam ujian disertasinya yang berjudul “Peran Aloe Gel Terhadap Ekspresi VEGF dan e NOS Sebagai Activator Penyembuhan Luka Melalui Rasio EPC/CEC pada Diabetes Melitus” pada Selasa (3/1) di Ruang Auditorium Lantai enam Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB).?Lebih lanjut Yuda menjelaskan hasil penelitian terbaru dan penggunaan klinis menyebutkan Aloe gel memiliki efek pemacuan imunitas, menyeimbangkan glukosa darah serta meminimalisasi nyeri. Hanya pada kelompok dengan perlakuan Aloe Gel menunjukan peningkatan diameter arteriolar menuju kondisi normal. Dalam penelitiannya Yuda menngunakan desain eksperimen murni yang dikerjakan di laboratorium secara in vivo dengan menggunakan hewan model Galur Wistar Rattus norvegicus yang dibagi ke dalam lima kelompok yaitu Kelompok normal control negative (non-diabetes), diabetes control positif dan ditambah kelompok diabetes dengan perlakuan yaitu kelompok Aloe gel 30 mg/hari, Aloe gel 60 mg/hari dan kelompok Aloe gel 120 mg/hari.

Ada beberapa tahap dalam percobaan ini yaitu pada tahap pertama, memeriksa penyembuhan luka dengan mengamati dan mengukur area luka. Tahap kedua menentukan ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan pada Endothel Nitrit Oxide Sythase (eNOS) pada jaringan epitel (stratum basale) secara immunoshitokimia dan tahap ketiga menilai jumlah Endothelial Progenitor Cell (EPC) dan Circulating Endothelial Cell (CEC) serta menghitung rasio EPC/CEC dalam darah dengan menggunakan flow-cytometry, semua dilakukan pada hari 14 setelah pembuatan luka. ?Sedangkan parameter yang diamati didasarkan pada beberapa pertimbangan sebagai berikut; Gel lidah buaya telah dikenal untuk memicu ekspresi VEGF. VEGF merupakan molekul utama yang terlibat dalam endotel. Melalui transaktivasi dengan IL-8, VEGF juga dapat berperan eNOS untuk menghasilkan NO yang berperan penting pada Ca-2 sebagai mediator signaling.?Berdasarkan hasil penelitiannya, Yuda menyimpulkan Aloe gel berperan dalam meningkatkan penyembuhan luka dengan merangsang ekspresi VEGF dan e NOS, meningkatkan jumlah EPC dan mengurangi jumlah CEC sehingga dengan demikian akan meningkatkan rasio EPC/CEC. Rasio EPC/CEC menunjukan linear correlation dengan peningkatan penyembuhan luka, maka rasio EPC/CEC dapat diusulkan sebagai indicator prognistik baru untuk memprediksi tingkat penyembuhan luka pada diabetes.

Ujian disertasi Adeodatus Yuda Handaya dipromotori oleh Prof. Dr. dr. H. Djangan Sargowo, SpPD., SpJP (K) (Promotor), Prof. dr. M. Aris Widodo, SpFK., PhD., (Ko Promotor) dan Dra. Diana Lyrawati, M.Si., PhD (Ko Promotor). Sedangkan Majlis penguji yang terlibat adalah Dr. dr. Ketut Muliartha, Sp. PA., Prof. drh. Aulanni’am, DES., Prof. Dr. dr. Askandar Tjtkroprawiro, SpPD.KEMND.FINASIM [arr] Setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan majelis penguji, Adeodatus Yuda Handaya berhak meraih gelar doktor ilmu kedokteran minat biomedik dengan IPK 3,73, predikat sangat memuaskan, dan masa studi 4 tahun 5 bulan. [mit]

http://prasetya.ub.ac.id/berita

Dr. Yuda

Pusat Pelayanan Bedah

April 13, 2011
by yuda handaya
Comments Off

Penanggulangan Hemangomia

Bagaimana cara penanggulangan hemangioma?

Hemangioma buah arbei sebaiknya dibiarkan mengalami regresi spontan. Jadi, walaupun besar, mencolok dan tampak menakutkan, jenis ini tidak memerlukan tindakan selain pemasangan pembalut elastis dengan sedikit penekanan secara terus-menerus. Tindakan ini mempercepat proses regresi.

Bagaimana cara menanggulangi hemangioma jenis flameus?

Jenis flameus ditanggulangi dengan eksisi, kalau perlu ditambah dengan cangkok kulit. Dapat juga dilakukan perajahan (tatoasi) untuk menyamarkan warna. Penanggulangan dengan laser argon umumnya cukup memuaskan.

Bagaimana cara menanggulangi hemangioma jenis kavernosum?

Untuk hemangioma kavernosum, satu-satunya cara terapi ialah ekstirpasi. Pada jenis yang luas dapat dibantu dengan embolisa dengan panduan angiografi. Embriolisa membantu memperkecil tumor untuk mrmudahkan tindakan bedah. Kadang infiltrasi menyusup jauh ke dalam sehingga diperlukan pembedahan luas. Kelainan ini dapat kambuh dari sisa hemangioma yang sukar dicapai pada pembedahan.

Bagaimana cara mendiagnosis hemangioma?

Diagnosis hemangioma dapat dibuat dengan pemerikasaan ultrasonografi dan arteriografi selektif. Hemangioma kecil tanpa keluhan atau yang dijumpai pada waktu pembedahan tidak perlu diekstirpasi. Pembedahan dilakukan apabila ada keluhan atau bila ada resiko perdarahan.

Kenapa saat ini radiasi jarang digunakan pada kasus hemangioma?

Karena komplikasi jangka lama terapi radiasi, serta fakta bahwa kebanyakan hemangioma kapiler akan beregresi. Terapi dengan kortikosteroid sistemik dalam dosis besar kadang-kadang akan menimbulkan regresi pada lesi yang tumbuh cepat.

Apakah yang dimaksud dengan nevus port wine pada hemangioma?

nevus port wine merupakan masalah kosmetik yang sulit akibat hemangioma.

Terapi apa yang digunakan untuk mengatasi masalah nevus port wine?

Penggunaan laser telah menyokong terapi lesi ini dan diharapkan bahwa terapi tersebut akan mencegah kebutuhan pembedahan yang luas dan pencangkokan. Kosmetik bermanfaat dalam kasus lesi kecil.

Apakah komplikasi yang bisa terjadi pada hemangioma kavernosum?

Jenis kavernosum bias meluas dan menyusup ke jaringan sekitarnya, oleh karena itu jaringan di atas hemangioma dapat mengalami iskemia sehingga mudah rusak oleh iritasi misalnya didaerah perineum dan menimbulkan tukak yang sulit sembuh dan kadang berdarah.

Pada hemangioma simpleks yang terdapat pada mata, mengapa selama menunggu regresi harus diusahakan agar mata kena rangsang cahaya?

Karena untuk menghindari terjadinya ambliopati pada mata yang dapat menyebabkan kebutaan.