Dokter Bedah Malang

Archive for September, 2010

bakar1 bakar2

1. Definisi Luka Bakar adalah?

Jawab : suatu trauma yang disebabkan oleh panas, arus listrik, bahan kimia dan petir yang mengenai kulit, mukosa, dan jaringan yang lebih dalam.

2. Pada fase akut disebut juga fase?

Jawab: Fase awal atau fase syok

3. Sebutkan fase-fase pada luka bakar!

Jawab: fase akut, fase sub akut, fase lanjut

4. Wallace membagi tubuh atas bagian 95 atau kelipatan 9 yang terkenal dengan nama! ………..

Jawab: rule of nine atau rule of wallace

5. Sebutkan beberapa faktor-faktor yang digunakan untuk mengkaji beratnya luka bakar

Jawab:

a. Kepala dan leher 9%

b. Lengan masing-masing 9% 18%

c. Badan depan 18% badan belakang 18% 36%

d. Tungkai masing-masing 18% 36%

e. Genetalian/ perincum 1% 100%

6. Pada Americana Burn Association membagi 3 kelompok luka bakar, sebutkan!

Jawab: luka bakar ringan (minor), luka bakar sedang (moderat), luka bakar kritis (mayor)

7. Sebutan pengkajian pada luka bakar

Jawab: aktifasi / istirahat, sirkulasi, integritas, eiminasi, makan, neurosensori, nyeri, pernapasan, kemanan, pemeriksaan diagnostik.

8. Sebutkan tanda-tanda dan gajala pada pengkajian integritas dioders!

Jawab: Tanda: onsietas, menangis, ketergantungan, menyangkal

Gejala: masalah tentang keluarga, pekerjaan, keuangan, kecanduan

9. Sebutkan ciri-ciri luka bakar ringan (minor) pada American Burn Association!

Jawab: Tingkat II kurang dari 18% total Body Surface area pada orang dewasa atau kurang dari 10% total body surface area pada anak-anak

Tingkat III kurang 2% total body surfase area yang tidak disertai komplikasi.

10. Sebutkan 2 hal yang mendasari perubahan fisiologis yang disertai dengan luka bakar

Jawab: 1. Kerusakan langsung pada klit dan gangguan fungsinya.

            2. Stimulasi kompensasi ……pertahanan ……..

11. Sebutkan faktor lain yang mempengaruhi beratnya luka bakar!

Jawab: umur, status kesehatan dan inhalasi asap.

12. Meliputi apa saja perubahan rangsangan fisiologi pada luka bakar?

Jawab: peningkatan rata-rata , kedalaman denyut jantung, vasokontriksi,selektif, peningkatan aliran darah ke otak, hati, muskulus keletal dan miokardium.

13. Pada luka bakar beberapa luka jaringan yang diterima tubuh sebagai ancaman home ostoses yang normal adalah?

Jawab: respon pertahanan yang dirangsang sebagai kondisi dan kerusakan, urutan respon aktual ini selalu sama

14. Respon terhadap keradangan pada luka terjadi secara ……….! Pada………..

Jawab: Primer, tingkat vasculer

15. Bagaimana respon simpatis berlanjut untuk waktu yang lama tanpa pengaruh dari luar?

Jawab: Respon tubuh menjadi lebih tertekan dan menyebabkan kondisi patologis menuju kehabisan sumber yang bersifat adaptis

16. Pada daerah kulit paling tebal adalah paha dan belakang sedangkan kulit yang paling tipis adalah bagian……………

Jawab: tangan bagian medial, hidung dan wajah.

17. Pada American College of surgeur membagi 3 tahap pada luka bakar yaitu:

Jawab: Parah (critical), sedang (moderate), ringan (minor)

19. Sebutkan gejala-gejala pernapasan pada luka bakar yang diterapkan dalam pengkajian!

Jawab: Terkurung dalam ruang tutup, terpajan lama

20. Sebutkan tanda-tanda gejala umum pada luka bakar!

Jawab: luka, kulit kemerahan, rasa nyeri dan panas

hidrokel-non-komunikans

1. Apakah hidrokel testis itu?

Jawab : Hidrokel, hydroceles adalah penumpukan cairan yang berlebihan di antara lapisan parietalis dan viseralis tunika vaginalis

2. Hidrokel testis disebabkan oleh?

Jawab : Hidrokel terjadi akibat adanya obstruksi (penyumbatan) limfatik yang menyebabkan berkurangnya penyerapan. Hidrokel dapat juga terjadi karena meningkatnya produksi cairan oleh membran yang merupakan fenomena yang relatif sering terjadi. Kerusakan pada testis sering menyebabkan peningkatan produksi cairan yang mengakibatkan hidrokel. Infeksi atau trauma epididimis, juga karsinoma testis dapat menyebabkan hidrokel sekunder. Pada banyak kasus akan terjadi penyerapan spontan bila proses yang menstimulasi produksi cairan yang berlebihan telah hilang

3. Apakah yang menyebabkan hidrokel testis sekaligus korda?

Jawab : Bila tunika vaginalis berinsersi di tempat yang sangat tinggi pada korda spermatikus dan testis, dapat terjadi hidrokel testis dan korda.

4. Gejala klinis hidrokel testis?

Jawab : Pasien mengeluh adanya benjolan di kantong skrotum yang tidak nyeri. Pada pemeriksaan fisis didapatkan adanya benjolan di kantong skrotum dengan konsistensi kistus dan pada pemeriksaan penerawangan menunjukkan adanya trasiluminasi Pada hidrokel yang terinfeksi atau kulit skrotum yang sangat tebal kadang-kadang sulit melakukan pemeriksaan ini, sehingga harus dibantu dengan pemeriksaan ULTRASONOGRAFI . Hidrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena: (1) belum sempurnanya penutupan prosesus vaginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis (hidrokel komunikans) atau (2) belum sempurnanya sistem limfatik di daerah skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel.

5. Apakah yang menyebabkan hidrokel testis pada bayi baru lahir?

6. Jawab : Hidrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena:

a. belum sempurnanya penutupan prosesus vaginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis (hidrokel komunikans) atau

b. belum sempurnanya sistem limfatik di daerah skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel.

7. Sebutkan pemeriksaan (diagnosis) apa yang digunakan pada kasus hidrokel testis?

Jawab:
a. Pemeriksaan fisik dan operasi

b. Klinis dan dapat dibantu dengan USG

8. Sebutkan macam – macam hidrokel testis?

Jawab :

· Hidrokel Kongenital : terjadi karena adanya hubungan terbuka antara rongga abdomen sehingga cairan dari rongga abdomen keluar dan terkumpul di antara lapisan parietal dan lapisan viseral tunika vaginalis. Hal ini hampir selalu disertai dengan hernia inguinal tak langsung

· Hidrokel non komunikans : terjadi karena adanya sejumlah cairan yang terjebak di dalam tunika vaginalis sesaat sebelum menutupnya prosesus vaginalis

9. Metode pendekatan skrotal dapat dilakukan pada hidrokel??

Jawab :Melakukan eksisi dan marsupialisasi kantong hidrokel sesuai cara Winkelman atau plikasi kantong hidrokel sesuai cara Lord

10. Pada hidrokel funikulus dilakukan ekstirpasi hidrokel secara?

Jawab : In toto

11. Apakah penyebab terjadinya hidrokel testis secara sekunder pada orang dewasa?

Jawab : Penyebab sekunder terjadi karena didapatkan kelainan pada testis atau epididimis yang menyebabkan terganggunya sistem sekresi atau reabsorbsi cairan di kantong hidrokel.

12. Sebutkan pembagian metode yang akan dilakukan pada saat melakukan koreksi hidrokel?

Jawab Dapat dilakukan dengan :

a. Pada hidrokel testis, kantong hidrokel seolah-olah mengelilingi testis sehingga testis tak dapat diraba. Pada anamnesis, besarnya kantong hidrokel tidak berubah sepanjang hari.

b. Pada hidrokel funikulus, kantong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak di sebelah kranial dari testis, sehingga pada palpasi, testis dapat diraba dan berada di luar kantong hidrokel. Pada anamnesis kantong hidrokel besarnya tetap sepanjang hari.

c. Pada hidrokel komunikan terdapat hubungan antara prosesus vaginalis dengan rongga peritoneum sehingga prosesus vaginalis dapat terisi cairan peritonium. Pada anamnesis, kantong hidrokel besarnya dapat berubah-ubah yaitu bertambah besar pada saat anak menangis. Pada palpasi, kantong hidrokel terpisah dari testis dan dapat dimasukkan ke dalam rongga abdomen.

13. Diagnosis banding hidrokel testis?

Jawab : Hidrokel Testis : Hidrokel testis merupakan pengumpulan cairan di dalam ruang antara kedua lapisan membran tunika vaginalis. Diagnosis hidrokel ditegakkan dengan tes transluminasi atau diapanaskopi positif.

14. Sebutkan dan jelaskan terapi pada kasus hidrokel testis?

Jawab : Pada kasus seperti ini dilakukan terapi konservatif. Pada kelompok usia yang lebih tua, hidrokel dapat diserap secara spontan bila timbul akibat overproduksi cairan seperti yang ditemukan sekunder karena epididimitis akut pada penderita dewasa di mana hidrokel terjadi karena ketidakseimbangan antara produksi cairan dan resorbsinya hidrokel tidak dapat hilang spontan. Pada pasien seperti ini aspirasi jarum pada hidrokel bukan merupakan terapi yang adekuat karena hidrokel akan timbul lagi. Terapi yang tepat dan adekuat adalah pembedahan. Dilakukan reseksi dan pengangkatan sebagian besar lapisan parietal tunika vaginalis sehingga membran yang bersekresi dan ruang untuk penumpukan dihilangkan, sehingga mencegah rekurensi hidrokel.

a. Tidak diperbolehkan biopsi tumor.

b. Orkiektomi, Diskesi kelenjar retroperitoneal dan para aorta.

c. Radiasi : jenis seminoma respon terhadap terhadap terapi, nonseminoma tidak respon

d. Sitostatika : Sisplatinum, vinblastin dan Bleomisin.

15. Hidrokel kebanyakan ditemukan di daerah?

Jawab : Endemis W. bancrofti

16. Komplikasi dari hidrokel testis?

Jawab : Chyle (Chylocele), darah (Haematocele) atau nanah (Pyocele) pada cairan limfe dan atrofi testis.

17. Pada penyakit hidrokel testis akan terjadi artrofi testis apabila?

Jawab : Jika dibiarkan, maka hidrokel yang cukup besar mudah mengalami trauma dan hidrokel permagna bisa menekan pembuluh darah yang menuju ke testis sehingga dapat menimbulkan artrofi testis

18. Sebutkan ciri khas dari hidrokel kongenital?

Jawab : Pada congenital, hampir selalu disertai dengan hernia inguinal tak langsung.

19. Selain operasi, kemungkinan adakah cara lain yang digunakan untuk penyembuhan hidrokel?

Jawab : Selain operasi, ada yang disebut dengan aspirasi (penyedotan cairan), tetapi aspirasi cairan testis ini tidak dianjurkan karena angka kekambuhannya tinggi dan mudah terjadi infeksi.

20. Sampai umur berapakah batas aman untuk dioperasi hidrokel testis pada bayi baru lahir?

21. Selain penumpukan cairan uang berlebihan, hidrokel juga bisa terjadi akibat?

Jawab : Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga 1 tahun dengan harapan lubang / defek yang ada menutup sendiri, tetapi bila lebih dari 1 th tetap ada / bertambah besar sebaiknya dilakukan koreksi. Jadi bila dilihat dari segi usia saja, maka sebaiknya koreksi tersebut sebaiknya dilakukan.

- peradangan atau cedera pada testis maupun epididimis

- penyumbatan cairan atau darah di dalam korda spermatika

Celah Bibir dan Celah Langit-langit adalah suatu kelainan bawaan yang terjadi pada bibir bagian atas serta langit-langit lunak dan langit-langit keras mulut.
Celah bibir (Bibir sumbing) adalah suatu ketidaksempurnaan pada penyambungan bibir bagian atas, yang biasanya berlokasi tepat dibawah hidung.
Celah langit-langit adalah suatu saluran abnormal yang melewati langit-langit mulut dan menuju ke saluran udara di hidung.

PENYEBAB

clip_image002 Celah bibir dan celah langit-langit bisa terjadi secara bersamaan maupun sendiri-sendiri. Kelainan ini juga bisa terjadi bersamaan dengan kelainan bawaan lainnya. Penyebabnya mungkin adalah mutasi genetik atau teratogen (zat yang dapat menyebabkan kelainan pada janin, contohnya virus atau bahan kimia).
Selain tidak sedap dipandang, kelainan ini juga menyebabkan anak mengalami kesulitan ketika makan, gangguan perkembangan berbicara dan infeksi telinga.
Faktor resiko untuk kelainan ini adalah riwayat celah bibir atau celah langit-langit pada keluarga serta adanya kelainan bawaan lainnya.

GEJALA

Gejalanya berupa:

  • pemisahan bibir
  • pemisahan langit-langit
  • pemisahan bibir dan langit-langit
  • distorsi hidung
  • infeksi telinga berulang
  • berat badan tidak bertambah
  • regurgitasi nasal ketika menyusu (air susu keluar dari lubang hidung).

clip_image004

clip_image006

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik di daerah wajah.

PENGOBATAN

Pengobatan melibatkan beberapa disiplin ilmu, yaitu bedah plastik, ortodontis, terapi wicara dan lainnya. Pembedahan untuk menutup celah bibir biasanya dilakukan pada saat anak berusia 3-6 bulan.
Penutupan celah langit-langit biasanya ditunda sampai terjadi perubahan langit-langit yang biasanya berjalan seiring dengan pertumbuhan anak (maksimal sampai anak berumur 1 tahun). Sebelum pembedahan dilakukan, bisa dipasang alat tiruan pada langit-langit mulut untuk membantu pemberian makan/susu.
Pengobatan mungkin berlangsung selama bertahun-tahun dan mungkin perlu dilakukan beberapa kali pembedahan (tergantung kepada luasnya kelainan), tetapi kebanyakan anak akan memiliki penampilan yang normal serta berbicara dan makan secara normal pula. Beberapa diantara mereka mungkin tetap memiliki gangguan berbicara

clip_image007
Page 1 of 512345»

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin