Home / Uncategorized / Aleo Gel Terapi Herbal Peyembuhan Luka Ulkus Diabetes

Aleo Gel Terapi Herbal Peyembuhan Luka Ulkus Diabetes

lidah buaya untuk diabetesDiabetes Melitus (DM) menjadi salah satu faktor yang berperan terhadap komplikasi mikro dan makrovaskular termasuk ulkus diabetes yang dapat menyebabkan morbiditas. Ulkus diabetes ditandai terhentinya proses penyembuhan luka akibat terganggunya sejumlah proses termasuk inflamasi, defisiensi growth factor proangiogenik, deposisi matrik dan remodeling spesifik dan vital diperkirakan akan meningkatkan pada sitokin dan growth factor spesifik serta vital diperkirakan akan meningkatkan penyembuhan luka diabetes.
Salah satu obat herbal yang bisa digunakan adalah aloe gel yang terbuat dari lidah buaya digunakan secara oral akan meningkatkan penyembuhan luka.

Demikian disampaikan Adeodatus Yuda Handaya dalam ujian disertasinya yang berjudul “Peran Aloe Gel Terhadap Ekspresi VEGF dan e NOS Sebagai Activator Penyembuhan Luka Melalui Rasio EPC/CEC pada Diabetes Melitus” pada Selasa (3/1) di Ruang Auditorium Lantai enam Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB).?Lebih lanjut Yuda menjelaskan hasil penelitian terbaru dan penggunaan klinis menyebutkan Aloe gel memiliki efek pemacuan imunitas, menyeimbangkan glukosa darah serta meminimalisasi nyeri. Hanya pada kelompok dengan perlakuan Aloe Gel menunjukan peningkatan diameter arteriolar menuju kondisi normal. Dalam penelitiannya Yuda menngunakan desain eksperimen murni yang dikerjakan di laboratorium secara in vivo dengan menggunakan hewan model Galur Wistar Rattus norvegicus yang dibagi ke dalam lima kelompok yaitu Kelompok normal control negative (non-diabetes), diabetes control positif dan ditambah kelompok diabetes dengan perlakuan yaitu kelompok Aloe gel 30 mg/hari, Aloe gel 60 mg/hari dan kelompok Aloe gel 120 mg/hari.

Ada beberapa tahap dalam percobaan ini yaitu pada tahap pertama, memeriksa penyembuhan luka dengan mengamati dan mengukur area luka. Tahap kedua menentukan ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan pada Endothel Nitrit Oxide Sythase (eNOS) pada jaringan epitel (stratum basale) secara immunoshitokimia dan tahap ketiga menilai jumlah Endothelial Progenitor Cell (EPC) dan Circulating Endothelial Cell (CEC) serta menghitung rasio EPC/CEC dalam darah dengan menggunakan flow-cytometry, semua dilakukan pada hari 14 setelah pembuatan luka. ?Sedangkan parameter yang diamati didasarkan pada beberapa pertimbangan sebagai berikut; Gel lidah buaya telah dikenal untuk memicu ekspresi VEGF. VEGF merupakan molekul utama yang terlibat dalam endotel. Melalui transaktivasi dengan IL-8, VEGF juga dapat berperan eNOS untuk menghasilkan NO yang berperan penting pada Ca-2 sebagai mediator signaling.?Berdasarkan hasil penelitiannya, Yuda menyimpulkan Aloe gel berperan dalam meningkatkan penyembuhan luka dengan merangsang ekspresi VEGF dan e NOS, meningkatkan jumlah EPC dan mengurangi jumlah CEC sehingga dengan demikian akan meningkatkan rasio EPC/CEC. Rasio EPC/CEC menunjukan linear correlation dengan peningkatan penyembuhan luka, maka rasio EPC/CEC dapat diusulkan sebagai indicator prognistik baru untuk memprediksi tingkat penyembuhan luka pada diabetes.

Ujian disertasi Adeodatus Yuda Handaya dipromotori oleh Prof. Dr. dr. H. Djangan Sargowo, SpPD., SpJP (K) (Promotor), Prof. dr. M. Aris Widodo, SpFK., PhD., (Ko Promotor) dan Dra. Diana Lyrawati, M.Si., PhD (Ko Promotor). Sedangkan Majlis penguji yang terlibat adalah Dr. dr. Ketut Muliartha, Sp. PA., Prof. drh. Aulanni’am, DES., Prof. Dr. dr. Askandar Tjtkroprawiro, SpPD.KEMND.FINASIM [arr] Setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan majelis penguji, Adeodatus Yuda Handaya berhak meraih gelar doktor ilmu kedokteran minat biomedik dengan IPK 3,73, predikat sangat memuaskan, dan masa studi 4 tahun 5 bulan. [mit]

http://prasetya.ub.ac.id/berita

Dr. Yuda

Pusat Pelayanan Bedah

Nama Anda (dibutuhkan)

Email Anda (dibutuhkan)

Subjek

Pesan Anda

Upload Foto

Validation
captcha