Kriteria diagnosis : Luka baker merupakan kerusakan pada jaringan karena pengaruh suhu (baik panas maupun dingin) atau dari penyerapan energi fisik dan dari kontak dengan bahan-bahan kimia. Setiap penyebab mempunyai gambaran klinis yang khusus dan manajemen pengelolaannya.
Pembagian derajat luka baker :
Derajat I : Hanya mengenai cairan epidermis luar, tampak hiperemi dan eritema
Derajat II : Mengenai lapisan epidermis yang lebih dalam dan sebagian dermis disertai lepuh, edema jaringan dan basah
Derajat III : Mengenai semua lapisan epidermis dan dermis, biasanya tampak luka kering dengan vena koogulasi pada permukaan kulit
3. Diagnosis banding : -
4. Pemeriksaan penunjang : Laboratorium : DL, UL, RFT, elektrolit, protein darah
Mikrobiologi : Kultur dan tes kepekaan kuman
Radiologi : Foto polos toraks AP
Jantung : EKG
5. Terapi :
a. Non bedah : - Tindakan darurat ABC, retutilasi jantung, paru, otak
- Koreksi elektrolit dengan rumus Rule of nine dan koreksi Hiperaktif
- Perawatan terhadap jantung, paru, ginjal dan hati
- Terapi suportif seperti nutrisi, protein
- Antibiotika, analgetika, antidiuretika
- Pertolongan pertama bisa diberikan air dingin (waktunya singkat)
No related posts.



