Dokter Bedah Malang

hidrokel-non-komunikans

1. Apakah hidrokel testis itu?

Jawab : Hidrokel, hydroceles adalah penumpukan cairan yang berlebihan di antara lapisan parietalis dan viseralis tunika vaginalis

2. Hidrokel testis disebabkan oleh?

Jawab : Hidrokel terjadi akibat adanya obstruksi (penyumbatan) limfatik yang menyebabkan berkurangnya penyerapan. Hidrokel dapat juga terjadi karena meningkatnya produksi cairan oleh membran yang merupakan fenomena yang relatif sering terjadi. Kerusakan pada testis sering menyebabkan peningkatan produksi cairan yang mengakibatkan hidrokel. Infeksi atau trauma epididimis, juga karsinoma testis dapat menyebabkan hidrokel sekunder. Pada banyak kasus akan terjadi penyerapan spontan bila proses yang menstimulasi produksi cairan yang berlebihan telah hilang

3. Apakah yang menyebabkan hidrokel testis sekaligus korda?

Jawab : Bila tunika vaginalis berinsersi di tempat yang sangat tinggi pada korda spermatikus dan testis, dapat terjadi hidrokel testis dan korda.

4. Gejala klinis hidrokel testis?

Jawab : Pasien mengeluh adanya benjolan di kantong skrotum yang tidak nyeri. Pada pemeriksaan fisis didapatkan adanya benjolan di kantong skrotum dengan konsistensi kistus dan pada pemeriksaan penerawangan menunjukkan adanya trasiluminasi Pada hidrokel yang terinfeksi atau kulit skrotum yang sangat tebal kadang-kadang sulit melakukan pemeriksaan ini, sehingga harus dibantu dengan pemeriksaan ULTRASONOGRAFI . Hidrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena: (1) belum sempurnanya penutupan prosesus vaginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis (hidrokel komunikans) atau (2) belum sempurnanya sistem limfatik di daerah skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel.

5. Apakah yang menyebabkan hidrokel testis pada bayi baru lahir?

6. Jawab : Hidrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena:

a. belum sempurnanya penutupan prosesus vaginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis (hidrokel komunikans) atau

b. belum sempurnanya sistem limfatik di daerah skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel.

7. Sebutkan pemeriksaan (diagnosis) apa yang digunakan pada kasus hidrokel testis?

Jawab:
a. Pemeriksaan fisik dan operasi

b. Klinis dan dapat dibantu dengan USG

8. Sebutkan macam – macam hidrokel testis?

Jawab :

· Hidrokel Kongenital : terjadi karena adanya hubungan terbuka antara rongga abdomen sehingga cairan dari rongga abdomen keluar dan terkumpul di antara lapisan parietal dan lapisan viseral tunika vaginalis. Hal ini hampir selalu disertai dengan hernia inguinal tak langsung

· Hidrokel non komunikans : terjadi karena adanya sejumlah cairan yang terjebak di dalam tunika vaginalis sesaat sebelum menutupnya prosesus vaginalis

9. Metode pendekatan skrotal dapat dilakukan pada hidrokel??

Jawab :Melakukan eksisi dan marsupialisasi kantong hidrokel sesuai cara Winkelman atau plikasi kantong hidrokel sesuai cara Lord

10. Pada hidrokel funikulus dilakukan ekstirpasi hidrokel secara?

Jawab : In toto

11. Apakah penyebab terjadinya hidrokel testis secara sekunder pada orang dewasa?

Jawab : Penyebab sekunder terjadi karena didapatkan kelainan pada testis atau epididimis yang menyebabkan terganggunya sistem sekresi atau reabsorbsi cairan di kantong hidrokel.

12. Sebutkan pembagian metode yang akan dilakukan pada saat melakukan koreksi hidrokel?

Jawab Dapat dilakukan dengan :

a. Pada hidrokel testis, kantong hidrokel seolah-olah mengelilingi testis sehingga testis tak dapat diraba. Pada anamnesis, besarnya kantong hidrokel tidak berubah sepanjang hari.

b. Pada hidrokel funikulus, kantong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak di sebelah kranial dari testis, sehingga pada palpasi, testis dapat diraba dan berada di luar kantong hidrokel. Pada anamnesis kantong hidrokel besarnya tetap sepanjang hari.

c. Pada hidrokel komunikan terdapat hubungan antara prosesus vaginalis dengan rongga peritoneum sehingga prosesus vaginalis dapat terisi cairan peritonium. Pada anamnesis, kantong hidrokel besarnya dapat berubah-ubah yaitu bertambah besar pada saat anak menangis. Pada palpasi, kantong hidrokel terpisah dari testis dan dapat dimasukkan ke dalam rongga abdomen.

13. Diagnosis banding hidrokel testis?

Jawab : Hidrokel Testis : Hidrokel testis merupakan pengumpulan cairan di dalam ruang antara kedua lapisan membran tunika vaginalis. Diagnosis hidrokel ditegakkan dengan tes transluminasi atau diapanaskopi positif.

14. Sebutkan dan jelaskan terapi pada kasus hidrokel testis?

Jawab : Pada kasus seperti ini dilakukan terapi konservatif. Pada kelompok usia yang lebih tua, hidrokel dapat diserap secara spontan bila timbul akibat overproduksi cairan seperti yang ditemukan sekunder karena epididimitis akut pada penderita dewasa di mana hidrokel terjadi karena ketidakseimbangan antara produksi cairan dan resorbsinya hidrokel tidak dapat hilang spontan. Pada pasien seperti ini aspirasi jarum pada hidrokel bukan merupakan terapi yang adekuat karena hidrokel akan timbul lagi. Terapi yang tepat dan adekuat adalah pembedahan. Dilakukan reseksi dan pengangkatan sebagian besar lapisan parietal tunika vaginalis sehingga membran yang bersekresi dan ruang untuk penumpukan dihilangkan, sehingga mencegah rekurensi hidrokel.

a. Tidak diperbolehkan biopsi tumor.

b. Orkiektomi, Diskesi kelenjar retroperitoneal dan para aorta.

c. Radiasi : jenis seminoma respon terhadap terhadap terapi, nonseminoma tidak respon

d. Sitostatika : Sisplatinum, vinblastin dan Bleomisin.

15. Hidrokel kebanyakan ditemukan di daerah?

Jawab : Endemis W. bancrofti

16. Komplikasi dari hidrokel testis?

Jawab : Chyle (Chylocele), darah (Haematocele) atau nanah (Pyocele) pada cairan limfe dan atrofi testis.

17. Pada penyakit hidrokel testis akan terjadi artrofi testis apabila?

Jawab : Jika dibiarkan, maka hidrokel yang cukup besar mudah mengalami trauma dan hidrokel permagna bisa menekan pembuluh darah yang menuju ke testis sehingga dapat menimbulkan artrofi testis

18. Sebutkan ciri khas dari hidrokel kongenital?

Jawab : Pada congenital, hampir selalu disertai dengan hernia inguinal tak langsung.

19. Selain operasi, kemungkinan adakah cara lain yang digunakan untuk penyembuhan hidrokel?

Jawab : Selain operasi, ada yang disebut dengan aspirasi (penyedotan cairan), tetapi aspirasi cairan testis ini tidak dianjurkan karena angka kekambuhannya tinggi dan mudah terjadi infeksi.

20. Sampai umur berapakah batas aman untuk dioperasi hidrokel testis pada bayi baru lahir?

21. Selain penumpukan cairan uang berlebihan, hidrokel juga bisa terjadi akibat?

Jawab : Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga 1 tahun dengan harapan lubang / defek yang ada menutup sendiri, tetapi bila lebih dari 1 th tetap ada / bertambah besar sebaiknya dilakukan koreksi. Jadi bila dilihat dari segi usia saja, maka sebaiknya koreksi tersebut sebaiknya dilakukan.

- peradangan atau cedera pada testis maupun epididimis

- penyumbatan cairan atau darah di dalam korda spermatika

Celah Bibir dan Celah Langit-langit adalah suatu kelainan bawaan yang terjadi pada bibir bagian atas serta langit-langit lunak dan langit-langit keras mulut.
Celah bibir (Bibir sumbing) adalah suatu ketidaksempurnaan pada penyambungan bibir bagian atas, yang biasanya berlokasi tepat dibawah hidung.
Celah langit-langit adalah suatu saluran abnormal yang melewati langit-langit mulut dan menuju ke saluran udara di hidung.

PENYEBAB

clip_image002 Celah bibir dan celah langit-langit bisa terjadi secara bersamaan maupun sendiri-sendiri. Kelainan ini juga bisa terjadi bersamaan dengan kelainan bawaan lainnya. Penyebabnya mungkin adalah mutasi genetik atau teratogen (zat yang dapat menyebabkan kelainan pada janin, contohnya virus atau bahan kimia).
Selain tidak sedap dipandang, kelainan ini juga menyebabkan anak mengalami kesulitan ketika makan, gangguan perkembangan berbicara dan infeksi telinga.
Faktor resiko untuk kelainan ini adalah riwayat celah bibir atau celah langit-langit pada keluarga serta adanya kelainan bawaan lainnya.

GEJALA

Gejalanya berupa:

  • pemisahan bibir
  • pemisahan langit-langit
  • pemisahan bibir dan langit-langit
  • distorsi hidung
  • infeksi telinga berulang
  • berat badan tidak bertambah
  • regurgitasi nasal ketika menyusu (air susu keluar dari lubang hidung).

clip_image004

clip_image006

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik di daerah wajah.

PENGOBATAN

Pengobatan melibatkan beberapa disiplin ilmu, yaitu bedah plastik, ortodontis, terapi wicara dan lainnya. Pembedahan untuk menutup celah bibir biasanya dilakukan pada saat anak berusia 3-6 bulan.
Penutupan celah langit-langit biasanya ditunda sampai terjadi perubahan langit-langit yang biasanya berjalan seiring dengan pertumbuhan anak (maksimal sampai anak berumur 1 tahun). Sebelum pembedahan dilakukan, bisa dipasang alat tiruan pada langit-langit mulut untuk membantu pemberian makan/susu.
Pengobatan mungkin berlangsung selama bertahun-tahun dan mungkin perlu dilakukan beberapa kali pembedahan (tergantung kepada luasnya kelainan), tetapi kebanyakan anak akan memiliki penampilan yang normal serta berbicara dan makan secara normal pula. Beberapa diantara mereka mungkin tetap memiliki gangguan berbicara

clip_image007

Tumor Usus Besar adalah suatu bentuk keganasan yang terjadi pada bagian saluran Usus besar. Tumor usus besar biasanya merupakan penyakit yang terjadi pada orang tua, dengan insidensi puncak pada usia 60 dan 70 tahun.

Pathofisiologi

Usus besar adalah bagian dari sistim pencernaan (digestive system) dimana materi yang dibuang (sampah) disimpan, membentuk suatu pipa panjang yang berujung pada Rektum (rectum) dekat dubur (anus). Seperti semua organ-organ lain didalam tubuh, usus besar (colon) terdiri dari banyak tipe-tipe dari sel-sel. Secara normal, sel-sel membelah untuk menghasilkan lebih banyak sel-sel lain ketika tubuh membutuhkan mereka. Proses yang teratur in membantu untuk mempertahankan tubuh agar tetap sehat.

Namun jika se-sel ini tetap terus membelah/berkembang ketika sel-sel baru tidak diperlukan oleh tubuh, maka suatu massa dari jaringan baru terbentuk. Massa dari jaringan ekstra ini disebut Tumor, dimana tumor dapat ramah (tidak berbahaya) atau ganas (berbahaya) yang disebut Kanker.

Tumor-tumor ramah dari usus besar disebut polip-polip (polyps). Polip-polip ramah tidak menyerang jaringan yang berdekatan dengannya atau menyebar ke bagian-bagian lain tubuh. Polip-polip ramah dapat diangkat dengan mudah sewaktu colonoscopy dan bukan ancaman nyawa. Jika polip-polip ramah tidak diangkat dari usus besar, mereka dapat menjadi ganas (kanker) yang dapat menyebabkan kematian. Tumor ganas (kanker) usus besar dan rektum, juga dirujuk sebagai kanker kolorektal ( colorectal cancer), dapat menyerang dan merusak jaringan-jaringan dan organ-organ yang berdekatan. Sel-sel tumor ganas (kanker) juga dapat pecah dan keluar dan menyebar pada bagian-bagian lain tubuh (seperti hati dan paru-paru) dimana tumor-tumor baru terbentuk.

Gejala klinis

Perubahan kebiasaan buang air besar (Mencret / Mringkil.

Berak darah dan lendir.

Penurunan berat badan.

Anemia, Pucat, Kembung, Sulit berak.

Kadang bengkak pada perut.

Penatalaksanaan

Salah satu tata cara penanganan Tumor Usus Besar yang paling efektif adalah dengan cara Pembedahan, yang didahului dengan pemeriksaan Colonoscopy, suatu prosedur dimana dokter memasukkan suatu tabung panjang penglihat (optical) yang lentur kedalam rektum (dubur) dengan tujuan memeriksa bagian dalam dari seluruh usus besar. Prosedur Colonoscopy ini lebih dipertimbangkan karena lebih akurat daripada barium enema x-rays.

 

zTumor Usus Besar (web-version)

Page 6 of 19« First...«45678»...Last »

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin