Home / Profil Penyakit / Tanya Jawab Seputar Hemoroid atau Ambeien
Tanya Jawab Seputar Hemoroid atau Ambeien

Tanya Jawab Seputar Hemoroid atau Ambeien

 

  1. Apa yang dimaksud dengan hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Hemoroid/ambeien adalah  pelebaran vena di dalam pleksus hemoroid/ambeienalis yang tidak merupakan keadaan patologik.
  2. Hemoroid/ambeien dibedakan menjadi 2 yaitu hemoroid/ambeien interna dan eksterna, jelaskan masing-masing hemoroid/ambeien tersebut?
    Jawab:
    Hemoroid/ambeien interna adalah pleksus v. hemoroid/ambeienalis superior diatas garis mukotan dan ditutupi oleh mukosa, sedangkan hemoroid/ambeien eksterna merupakanpelebaran dan penonjolan pleksus hemoroid/ambeien inferior terdapat disebelah distal garis mukokutan di dalam jaringan dibawah epitel anus.
  3. Apa yang menyebabkan terjadinya hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Konstipasi, menngejan saat buang air besar, kecenderungan varises herediter, kehamilan, posisi berdiri yang lama, posisi berdiri yang lama, tumor abdomen, obesitas.
  4. Keluhan apa yang sering muncul pada penderita hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Buang air besar sakit dan sulit, adanya benjolan di dubur, buang air besar berdarah segar dan menetes
  5. Apa gejala dari hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Perdarahan lewat dubur, nyeri, pembengkak-an atau penonjolan di daerah dubur, sekret atau kekuar cairan melalui dubur, rasa tidak puas waktu buang air besar, dan rasa tidak nyaman di daerah pantat.
  6. Apa indikasi operasi pada penderita hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Penderita dengan keluhan menahun dan hemoroid/ambeien derajat III dan IV, Perdarahan berulang dan anemia yang tidaksembuh dengan terapi lain yang lebih sederhana, Hemoroid/ambeien derajat IV dengan thrombus dan nyeri hebat.
  7. Apa kontra indikasi pada penderita hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Hemoroid/ambeien derajat I dan II, Penyakit Chron’Karsinoma rectum yang inoperables, Wanita hamil, Hipertensi portal
  8. Apa saja diagnosis banding hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Karsinoma kolorektum, Penyakit divertikel, Polip, Kolitis ulseratifa, Prolaps rekti, Prolaps ani, Proktitis spesifik dan non spesifik/ Chron’s disease/ Amubiasis.
  9. Derajad hemoroid/ambeien berdasarkan prolaps bantalan ada empat macam sebutkan dan jelaskan!
    Jawab:

    • Derajad 1: Bantalan anus tidak turun sampai ke linea dentate saat mengedan, sering disertai perdarahan.
    • Derajad II: Bantalan anus prolaps sampai di bawah linea dentate saat mengedan, dapat terlihat dari luar dan langsung menghilang bila mengedan dihentikan.
    • Derajad III: Bantalan anus hingga keluar saat mengedan atau defekasi dan tetap di luar sampai direposisi secara manual, dan akan kembali turun saat mengedan berikutnya.
    • Derajad IV: Prolaps tidak dapat direposisi secara manual, memberikan gambaran bantalan interna yang ditutupi mukosa.
  10. Penyulit utama hemoroid/ambeien apa saja?
    Jawab:
    Anemia dan trombosis.
  11. Sebutkan Pemeriksaan penujang hemoroid/ambeien!
    Jawab:
    Sigmoideskopi (proktosigmoideskopi), Foto barium kolon, Kolonoskopi, bila terdapat indikasi.
  12. Apabila hemoroid/ambeien mengalami prolaps, pemeriksaan apa yang harus dilakukan?
    Jawab:
    Pemeriksaan colok dubur.
  13. Pengobatan apa saja yang harus dilakukan pada penderita hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Pengobatan medis dan pengobatan pembedahan.
  14. Banyak penderita hemoroid/ambeien menggenakan obat-obatan tradisional, bagaimana dengan penggunaan obat-obatan tradisional?
    Jawab:
    Prinsipnya pada pengobatan hemoroid/ambeien diperlukan obat-obatan yang dapat melunakkan kotoran , memberikan efek relaksasi pada otot dubur sehingga tidak menimbulkan rasa sakit pada saat BAB, memberikan efek pengempesan pembuluh darah balik / vena pada anus sehingga mengurangi spasme selain juga dapat mengurangi nyeri. Jika kandungan obat tradisional sudah memenuhi kriteria diatas dan tentu saja telah melewati pelbagai uji klinik (bukan hanya sekedar testimonial saja) maka tentu saja obat tersebut dapat aman untuk dikonsumsi.
  15. Apa komplikasi operasi pada penderita hemoroid/ambeien?
    Jawab:
    Inkontinensia, Retensio urine, Nyeri luka operasi, Stenosisani, Perdarahan fistula & abses.
  16. Pada prinsipnya ada 2 penatalaksanaan hemoroid/ambeien, sebutkan!
    Jawab:
    Pengangkatan pleksus dan mukosa, Pengangkatan pleksus tanpa mukosa.
  17. Teknik pengangkatan terdiri dari 3 metode, sebutkan dan jelaskan!
    Jawab:

    • Metode Langen-beck(eksisi atau jahitan primer radier), Dimana semua sayatan ditempat keluar varises harus sejajar dengan sumbu memanjang dari rectum.
    • Metode White head (eksis atau jahitan primer longitudinal), Sayatan dilakukan sirkuler, sedikit jauh dari varises yang menonjol.
    • Metode Morgan-Milligan, Semua primary piles diangkat.
  18. Jelaskan mengenai pengobatan non medis?
    Jawab:
    Pola hidup, makan dan minum, perbaikan cara/pola defekasi (buang air besar). Memperbaiki defekasi merupakan pengobatan yang selalu harus ada dalam setiap bentuk dan derajat hemoroid/ambeien. Perbaikan defekasi disebut bowel management program (BMP) yang terdiri dari diet, cairan, serat tambahan, pelicin feses dan perubahan perilaku buang air.
  19. Jelaskan Teknik operasi (Morgan Milligan)?
    Jawab:

    • Posisi pasien littotomi atau knee-chest (menungging)
    • Anestesia dapat dilakukan dengan general, regional atau lokal anestesia
    • Dilakukan praktoskopi untuk identofikasi hemorrhoid
    • Dibuat insisi triangular mulai dari kulit anal ke arah prosimal hingga pedikel hemorrhoid
    • Jaringan hemorrhoid di eksisi dengan gunting atau pisau, pedikel hemorrhoid diligasi dengan chromic catgut 3-0
    • Defek kulit dan mukosa dapat dirawat secara terbuka atau dijahit sebagian
    • Tindakan diulang pada bagian yang lain
    • lubang anus dibiarkan terbuka atau ditampon dengan spongostan.Bagaimana pencegahan hemoroid/ambeien?
  20. Bagaimana pencegahan hemoroid/ambeien?
    Jawab:

    • BAB usahakan teratur sehari sekali
    • Usahakan kotoran tidak keras sehingga pada saat BAB tidak perlu mengejan. Hindari penggunaan pencahar.
    • Jangan terlalu lama duduk di kloset
    • Banyak minum minimal 1.5 – 2 liter air putih / sehari.
    • Hindari makanan yang dapat menyebabkan iritasi lokal (makanan pedas, alcohol) atau merangsang pencernaan (kopi, teh)
    • Makanan yang seimbang, kaya serat, sayur dan buah-buahan sehingga dapat menghindari konstipasi / sembelit kronis.
    • Olah raga yang teratur seperti senam, berjalan atau berenang. Hindari olah raga seperti berkuda atau bersepeda.
    • Hindari mengangkat beban yang berat.

Nama Anda (dibutuhkan)

Email Anda (dibutuhkan)

Subjek

Pesan Anda

Upload Foto

Validation
captcha